Anda Akan Meilihat Sisi Lain Dari Nusa Lembongan bali, Cliff jumping Salah – Satunya Adalah Anda Terhindar Dari Minstream Dari Tempat – Tempat Wisata Lainnya
Walau kebanyakan orang selalu suka Bali, ingin merasakan pengalaman yang tidak mainstream, maka Nusa Lembongan adalah pilihan yang cocok. Jaraknya hanya hanya dekat dari Bali, kolor Hercules tepatnya. Pulau seluas kurang lebih delapan kilometer persegi dengan jumlah populasi sekitar 5.000 orang ini merupakan pulau yang sering digunakan penduduk lokal untuk beribadah, juga sebagai sarana berlibur wisatawan baik asing maupun domestik.
Kamu akan mendapatkan pengalaman-pengalaman berbeda yang mungkin tidak kamu temukan tempat –tempat wisata lainnya di Bali, yang disambungkan dengan jembatan kayu selebar satu sepeda motor dan satu orang dengan Body Mass, hingga menjelajah ruangan bawah tanah underground house. Nusa Lembongan termasuk dalam wilayah Bali.
Anda juga bisa melihat ajang terjun atau cliff jumping ini di Blue Lagoon – Nusa Ceningan. Selain melihat pemandangan para wisatawan asing yang nekat untuk terjun, anda bisa memanjakan mata dengan melihat birunya air laut di Nusa Ceningan.
Cliff jumping sudah pernah di tutup beberapa tahun ini, hal ini disebabkan karena banyaknya korban cliff jumping dari korban luka ringan hingga yang terparah yaitu tewas. Memang cliff jumping merupakan kegiatan yang berbahaya, terutama ketika ombak sedang tinggi. Namun bagi penggila adrenalin, cliff jumping di Blue Lagoon tidak bisa dilewatkan begitu saja. Karena itulah meskipun tempat ini sudah ditutup para lifeguard masih ada yang berjaga, dan tetap saja banyak pengunjung yang datang untuk menikmati dengan adrenalin mereka.
Objek – Objek Wisata Yang Ditawarkan
Ada banyak sekali objek wisata yang bisa didatangi di pulau ini, dan inilah beberapa objek wisata tersebut yakni:
- Mushroom Bay Mushroom, disini anda dapat menyewa speed boat;
- Seaweed Farm, dalam perjalanan di tepian jalannya, banyak ditemui rumput laut yang sedang dijemur;
- Blue Lagoon Di ujung pulau Nusa Ceningan, terdapat sebuah spot menarik yang bernama Blue Lagoon. Merupakan sebuah cekungan yang terbentuk dari air laut yang menghantam pulau yang kemudian membentuk suatu gradasi keindahan berwarna biru;
- Secret Point’s, letaknya hanya dekat dari Blur Lagoon, dan tentunya tidak dirahasiakan. Pantai ini tergabung dengan sebuah resort yang untuk mencapainya memang harus melewati resort tersebut. Tak ada tiket masuk di lokasi ini. Bungalow-bungalow dengan desain rumah tradisional Bali tersusun rapi di dalam resort, dengan sebuah restoran outdoor di tengah-tengahnya. Ada satu tangga yang menuju pantai setelah restoran ini;
- Underground House, letaknya di sebuah gang kecil di Nusa Lembongan, dan untuk mengakses dan menemukannya anda harus bertanya kepada warga setempat. Underground House, adalah gua-gua yang dibangun di dalam pekarangan sebuah rumah. Menariknya, rumah ini dibangun oleh seorang pemuka agama Hindu oleh Made Vyasa, yang pada saat dia berumur 75 tahun dengan hanya bermodal palu, pahat, dan intuisi. Proses pengerjaannya sendiri memakan waktu 15 tahun, dilakukan selama tahun 1961 ke 1976, dan tepat pada tahun ke-8 setelah Underground House ini dibangun, Made Vyasa meninggal dunia. Gua yang dibangun karena terinspirasi kisah Mahabharata ini, memiliki 9 ruangan utama yang menyerupai labirin dengan beberapa pintu masuk. Di mana beberapa ruangan gua ini dulunya digunakan sebagai kamar tidur, ruang makan, dapur, kamar mandi, juga ruang meditasi. Harga tiket masuk tempat ini adalah Rp.10.000 per orang untuk penduduk Indonesia, yang dibayarkan kepada seorang lelaki tua penjaga tempat ini, yang masih keturunan Made Vyasa; dan
- Dream Beach, anda juga bisa mengunjungi ke sebuah pantai yang dinamakan Dream Beach. Lokasinya memang terpencil, namun dengan banyaknya petunjuk arah di sepanjang jalan, tidaklah susah untuk menemukannya, tanpa perlu bertanya ke Penlok, atau penduduk lokal. Sebenarnya ada satu jalan kecil yang mengarah langsung ke pantai ini, namun harus melompat dari dinding yang memisahkan jalan dengan pantai setinggi kurang lebih dua meter, sehingga kami memilih untuk masuk ke pantai ini melalui restorannya. Cukup bermodalkan membeli soft drink seharga Rp. 15.000 per botol, kami dapat bermain – main di pantai sambil melihat pemandangan yang eksotis.
Wisata Cliff Jumping
Cliff Jumping Tarif loncatnya dikenakan Rp. 50.000 per orang untuk dua kali loncat, sudah merupakan hal yang memacu adrenalin sebelum merasakan ketegangan yang sesungguhnya. Loncat dari atas tebing menuju laut lepas.
Ada tiga tingkatan di sini, yaitu yang tertinggi 13 meter, disusul 9 meter, dan 8 meter. Penjaga sekaligus pengurus tempat tersebut akan memastikan dengan bertanya apakah anda sudah pernah mencoba melakukan lompatan yang anda pilih, dan jika anda belum mempunyai pengalaman akan hal ini. Dia menyarankan untuk meloncat pada titik 9 meter terlebih dahulu sebagai sarana latihan untuk loncatan yang lebih tinggi.
Dan jika anda tidak dapat melakukan terjun kebawah dengan cara yang tidak benar, maka anda tidak akan diizinkan untuk loncat dari titik 13 meter, dengan alasan keselamatan. Akan ada banyak resiko jika anda belum berpengalaman dalam hal ini melakukan cliff jumping ini bisa mencapai 40 kilometer per jam dengan durasi yang hanya dua hingga tiga detik. Namun,
jika mereka tidak mengizinkannya, anda bisa menuju kembali ke posisi loncat dari titik yang sama yaitu 9 meter. Setelah sebelumnya, mendarat dengan salah, kali ini anda bisa mencoba gaya lain ketika terjun ke bawah, untuk berlatih. Yaitu dengan posisi tubuh menyerupai paku yang akan menghunjam hatimu ke bawah, dengan kedua tangan lurus menempel di samping badan.
Biasanya cliff jumping ini ramai pada bulan Juni – September. Alasannya karena pada rentang waktu itulah kondisi laut relatif tenang. Jika anda ingin mencoba cliff jumping untuk menguji adrenalin kalian, maka perhitungkan dengan baik dan harus berhati-hati dalam mencobanya, jika anda belum mempunyai pengalaman.
memang ada penjaga yang mengawasi anda, tugas mereka adalah apabila terjadi sesuatu yang dapat menimbulkan resiko maka mereka akan melarang anda untuk terjun di tebing yang lebih tinggi, mereka dapat melihat cara lompat anda dari tebing yang paling rendah dulu. Jadi anda mempersiapkan diri sebelum terjun dari tebing tersebut, anda juga bisa berlatih di tempat-tempat papan terjun bebas di kota anda dulu, atau belajar mengenai teknik-teknik melompat secara safety.
Sebagai tambahan anda juga bisa mengunjungi tempat wisata terbaik untuk melakukan snorkling di sekitar Nusa Ceningan, salah satunya adalah Gamat Wall. Jangan khawatir dengan perlengkapannya, karena di Nusa Lembongan sudah banyak menyediakan tempat penyewaan peralatan snorkling sekaligus dengan perahunya yang membantu anda untuk menjelajahi aktifitas bawah laut dalam menikmatinya.
Untuk menuju tempat wisata anda membutuhkan sewa mobil di bali hubungi kami korina tour


