Sebelum Travel Ke Kota Denpasar, Sebaiknya Anda Mengantongi Informasi Secara Umum Mengenai Denpasar
Bali adalah salah satu pulau tujuan wisata yang terkenal di Indonesia maupun di dunia, dan kota Denpasar adalah ibu kota Provinsi Bali. Bahkan saking terkenalnya, masyarakat Internasional kadang malah lebih mengenal pulau Bali daripada Indonesia itu sendiri. Pulau yang bergelar pulau Dewata ini memang sangat mempesona dengan keelokan pantai-pantai dan adat istiadatnya yang kental.
Namun pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas mengenai pulau Bali melainkan mengenai ibu kota dari Provinsi Bali yaitu kota Denpasar. Pada saat ini pemerintah akan mempersiapkan tiga kota yaitu Medan, Denpasar, dan Makassar sebagai kota metropolitan baru. Karena tata ruang tiga kota itu masuk dalam rencana tata ruang wilayah nasional. Denpasar dulunya sebelum ditetapkan sebagai ibu kota bagi Provinsi Bali yang semula berkedudukan di Singaraja. Penggunaan tanah di kota Denpasar yaitu sebanyak 2.768 Ha merupakan tanah sawah, 10.001 Ha merupakan tanah kering dan sisanya seluas 9 Ha adalah tanah lainnya.
Sungai Badung merupakan salah satu sungai yang membelah Kota Denpasar, sungai ini bermuara di Teluk Benoa. Sekitar 68.4 % penduduknya memeluk agama Hindu, sedangkan agama Islam adalah minoritas terbesar selain agama Kristen, Buddha dan Khonghucu. Secara administratif pemerintahan kota ini terdiri dari 4 kecamatan, 43 desa atau kelurahan dengan 209 dusun. Pelabuhan Benoa merupakan pintu masuk ke Kota Denpasar melalui jalur laut dan saat ini dikelola oleh PT Pelindo III. Pelabuhan ini berada sekitar 10 km dari pusat kota, dan telah beroperasi sejak dari tahun 1924. Pertumbuhan industri pariwisata di Pulau Bali mendorong Kota Denpasar menjadi pusat kegiatan bisnis, dan menempatkan kota ini sebagai daerah yang memiliki pendapatan per kapita dan pertumbuhan tinggi di Provinsi Bali.
Sebagai tambahan, nama Denpasar sendiri berasal dari kata ‘den’ (selatan) dan ‘pasar’ sehingga secara keseluruhan bermakna “Selatan Pasar”, sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari Kerajaan Badung, sebuah kerajaan yang pernah berdiri sejak abad ke-19, sebelum kerajaan tersebut ditundukan oleh Belanda, dalam sebuah peristiwa heroik yang dikenal dengan Perang Puputan Badung. Saat ini pemerintah Kota Denpasar telah mengembangkan berbagai inovasi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakatnya, di antara mulai membenahi sistem administrasi kependudukannya.
Bagaimana Dengan Transportasi, Dan Transportasi Lewat Jalur Mana Yang Cocok Untuk Berwisata?
Jika anda melakukan perjalanan melalui jalur laut, maka anda akan berhingga ke pelabuhan Benoa yang merupakan pintu masuk ke Kota Denpasar, dan saat ini dikelola oleh PT Pelindo III. Pelabuhan ini berada sekitar 10 km dari pusat kota, dan telah beroperasi sejak dari tahun 1924. Namun, jika anda memilih sarana transportasi darat di kota Denpasar terutama untuk angkutan kota, saat ini sudah mulai tidak efektif dan efisien, hanya sedikit saja yang masih beroperasi, seiring dengan berkurangnya minat masyarakat untuk mengunakan jasa angkutan tersebut, yang diperkirakan hanya sekitar 3 % dari total jumlah penduduknya.
Sementara pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi terus meningkat per tahunnya. Sehingga tidak heran, sering terjadi kemacetan di kota Denpasar, dan kadang tidak dapat dihindari. Selain itu anda juga harus mengetahui, bahwa di Denpasar memiliki jalan tol Bali Mandara yang mempunyai 4 jalur dan dibuka untuk kalangan tertentu pada 23 September 2013. Jalan tol ini lalu dibuka untuk umum pada 1 Oktober 2013, menghubungkan Pelabuhan Benoa, Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua. Jalan sepanjang 12.45 km ini juga dibangun dengan jalur khusus untuk motor. Hal ini menjadikan alternatif untuk menghindari kemacetan.
Saya Pelajar Dan Saya Ingin Mengunjugi Tempat Seperti Olahraga, Seni, Budaya, Dan Museum
Jika anda mencintai dunia sepakbola, sebagai informasi bahwa Stadion Ngurah Rai adalah sebagai markas dan tempat pertandingan laga kandang. Di lain hal, seni dan budaya di kota Denpasar secara garis besar identik dengan seni dan budaya Bali umumnya, walau di sini telah terjadi interaksi perpaduan dengan budaya lain seiring dengan kedatangan para wisatawan dari berbagai kalangan. Namun nilai tradisional yang dijiwai oleh ritual-ritual agama Hindu masih kental mewarnai kota ini.
Peranan Adat Bali masih mengakar pada masyarakat kota Denpasar, adat Bali yang dimaksud meliputi, nilai, norma dan perilaku dalam masyarakat umumnya pada sistem kekeluargaan patrilineal. Namun seiring zaman beberapa hukum adat yang berlaku mulai dipertentangkan oleh masyarakatnya, terutama dalam masalah gender dan pewarisan. Daya tarik dan perkembangan pariwisata kota Denpasar, secara tidak langsung telah mendorong kemajuan pembangunan di Kota tersebut. Pada tahun era awal millenium, jumlah wisatawan mancanegara yang datang berkunjung mencapai lebih dari jutaan orang di Bali, dan tentunya mereka bertengger di kota Denpasar, dan menempatkan jumlah wisatawan terbanyak dari Jepang kemudian disusul dari Australia, Taiwan, Eropa, Inggris, Amerika, Singapura dan Malaysia. Kebijakan pengembangan pariwisata di Kota Denpasar menitik beratkan pada pariwasata budaya berwawasan lingkungan.
Sebagai salah satu sentra pengembangan pariwisata, Kota Denpasar menjadi barometer bagi kemajuan pariwisata di Bali, hal ini dapat dilihat dengan munculnya berbagai hotel berbintang sebagai sarana menunjang aktifitas pariwisata tersebut. Pantai Sanur merupakan salah satu kawasan wisata pantai yang ramai dikunjungi. Sementara Lapangan Puputan merupakan kawasan ruang terbuka hijau di Kota Denpasar sekaligus berfungsi sebagai paru-paru kota. Denpasar memiliki beberapa tempat wisata yang memiliki unsur sejarah dan rekreasi diantaranya adalah:
- Museum Bali, tempat ini awalnya adalah tempat berdiamnya keluarga kerajaan;
- Lapangan Renon, yang sebagai pusat aktifitas keluarga dan juga terdapat Monumen Bajra Sandhi yaitu monumen perjuangan rakyat Bali;
- Taman Puputan, sangat identik dengan tempat pentas seni;
- Pasar Kreneng, salah satu pasar tradisional yang ada di Bali;
- Simpang Dewa Ruci atau Simpang Siur, di tempat ini terdapat Mal Simpang Siur atau Discovery Mall;
- Puri Santrian;
- Pantai Sanur;
- Ekowisata hutan mangrove atau bakau;
- Taman Budaya;
- Desa Budaya Kertalangu;
- Pasar Burung Satria;
- Pantai Sindu;
- Pura Agung Jagatnatha; dan
- Pura Sakenan.
Denpasar Kuliner
Jika anda hobbi dengan dunia kuliner Denpasar juga terkenal dengan wisata kulinernya. Beberapa tempat yang sangat dikenal baik oleh turis lokal maupun mancanegara adalah sebagai berikut:
- Nasi Ayam Kedewatan, terletak di Jalan Tukad Badung;
- Nasi Ikan Mak Beng, terletak dekat Hotel Radisson;
- Nasi Campur, terletak di Pantai Segara, Sanur;
- Babi Guling Chandra, terletak di Jalan Teuku Umar (non-halal);
- Warung Wardana, terletak di Jalan Merdeka, Denpasar;
- Bebek Goreng HT, terletak di Jalan Merdeka, Denpasar;
- Sate Plecing, terletak di Jalan Yudhistira, Denpasar (non-halal);
- Depot Kepiting Super, terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai;
- Resto Bali Nikmat, terletak di Jalan Raya Kuta deket Alfa;
- Warung Batan Waru, terletak di sebelah Discovery Mall;
- Warung Made, terletak di Kuta;
- Ikan Bakar, terletak di Jimbaran;
- Nyoman Cafe, terletak di Jimbaran;
- Menega Cafe, terletak di Four Seasons Jimbaran;
- Jebak (Jejak Bali Kuliner), terletak di Jalan Teuku Umar, Denpasar; dan
- Sebagai tambahan, anda juga dapat menemukan kuliner tradisional di toko-toko yang tersedia di Denpasar, sepert dodol bali, brem, kacang rahayu, pie susu, kacang disco, salak bali, kacang kapri, kerupuk ceker ayam, pia legong dan kopi bali. Beberapa tempat khusus yang menjual oleh-oleh diantaranya adalah Toko Krisna, Toko Erlangga, dan pasar Kumbasari.
Untuk menikmati perjalanan anda silahkan hubungi korina tour dalam sewa mobil di bali


